Tips-tips berikut disebarluaskan PT Energy Management Indonesia (persero) dalam bentuk booklet disebar di 30 SPBU di Jakarta, Bandung dan Surabaya, yang diperoleh detikFinance, Selasa (22/7/2008).
- Pastikan tujuan perjalanan Anda dan rute perjalanan yang akan ditempuh
- Jangan terlalu lama memanasi mesin kendaraan
- Jangan terlalu sering memain-mainkan gas pada kendaraan
- Hindari pengisian bahan bakar sampai tumpah/meluber
- Jaga tekanan ban
- Hindari penambahan penggunaan aksesoris kendaraan yang meerlukan energi (lampu depan,lampu kolong, dll)
- Pergunakan kendaraan sesuai kapasitas penumpangnya
- Aturlah pemakaian perseneling
- Upayakan RPM selalu rendah
- Jaga kecepatan sekitar 80-90 km/jam
- Saat mendahului, lakukan dengan cepat dan kembali pada kecepatan semula
- Jaga kecepatan konstan
- Atur jarak dengan kendaraan di depan Anda, sehingga mengurangi pengereman yang tidka perlu
- Pakailah rem tangan pada waktu berhenti di tanjakan
- Matikan mesin kendaraan ketika menunggu
- Pergunakan AC seperlunya, terutama jika berada di jalan tol dengan kecepatan tinggi. Karena jika membuka jendela maka akan memberikan tahanan pada pada laju mobil Anda.
- Turunkan barang-barang berat agar tidak membebani mobil
- Pastikan perawatan berkala.
Selain menghemat BBM untuk penggunaan kendaraan, EMI juga menjelaskan cara menghemat penggunaan minyak tanah di Kompor Minyak Tanah:
- Mengatur panas kompor sebelum titik maksimal, akan menghemat penggunaan minyak tanah/gas. Bersihkan kompor secara teratur
- Kompor yang kotor atau sumbunya sudah terlalu pendek akan membuat kompor nmakin boros.
- Gunakan panci tertutup/ pansi tekan supaya masakan lebih cepat matang sehingga hemat bahan bakar.
- Atur nyala api tidak melebihi bidang bawah panci atau penggorengan
- Memasak sekaligus dalam satu waktu lebih hemat bahan bakar ketimbang bolak balik menyalakan kompor.
- Upayakan penggunaan kompor berbahan bakar bio-mass yang sumbernya banyak tersedia di lingkungan Anda.











































