Kerja Sabtu-Minggu, Pekerja Diminta Tidak Resah

Kerja Sabtu-Minggu, Pekerja Diminta Tidak Resah

- detikFinance
Kamis, 24 Jul 2008 16:37 WIB
Kerja Sabtu-Minggu, Pekerja Diminta Tidak Resah
Jakarta - Pemerintah meminta pekerja yang dialihkan hari kerjanya ke akhir minggu agar tidak khawatir. Pengalihan hari kerja hanya bersifat sementara.

Hal tersebut disampaikan Menakertrans Erman Soeparno usai rapat koordinasi di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (24/7/2008).

"Karena ini kan transisi untuk mengatasi masalah listrik, di Sabtu-Minggu ada surplus 1.000 MW tapi di Senin sampai Jumat defisitnya 600 MW dan ini hanya sementara. Tahun 2009 akan ada tambahan 2.000 MW mudah-mudahan bisa membantu," paparnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah akan membentuk tim kecil untuk melaksanakan sosialisasi dan evaluasi pelaksanaan SKB 5 menteri mengenai pengalihan jam kerja industri.

"Untuk tim kecilnya terdiri dari 5 kementerian yang menandatangani SKB, leadernya dari ESDM dan PLN," ujarnya.

Pemerintah akan meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk membuat matrik manajemen tentang pergeseran hari kerja. Supaya jangan sampai ada pemadaman listrik pada saat pelaksanaan pengalihan hari kerja di Sabtu-Minggu.

"Jadi matrik itu dibuat oleh tim kecil dan saya usul ada kepastian tidak akan ada pemadaman listrik," ujarnya.

Pemerintah dalam rapat tersebut juga membahas aspirasi dari Kadin yang meminta pelaksanaan SKB ditunda. Erman meminta para pekerja tidak usah resah menyusul adanya kebijakan ini.
(ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads