Neraca Migas RI Defisit Lagi

Neraca Migas RI Defisit Lagi

- detikFinance
Jumat, 01 Agu 2008 16:19 WIB
Neraca Migas RI Defisit Lagi
Jakarta - Neraca perdagangan minyak dan gas (migas) di bulan Juni kembali mengalami defisit. Besaran defisitnya kini malah bertambah menjadi sekitar US$ 600 juta.

Defisit migas di bulan April tercatat sebanyak US$ 350 juta, angka ini sempat menyusut menjadi US$ 50 juta pada bulan Mei 2008.

Berdasarkan data yang diolah detikFinance dari Badan Pusat Statistik, Jumat (1/8/2008) ekspor migas mengalami penurunan sebesar 7,29 persen dari US$ 3,214 miliar menjadi US$ 2,980, miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut penurunan ekspor migas disebabkan oleh menurunnya ekspor minyak mentah sebesar 19,65 persen menjadi US$ 1,327 miliar. Ekspor hasil minyak turun sebesar 11,02 persen menjadi US$ 298,8 juta. Namun sebaliknya ekspor gas naik 10,38 persen menjadi US$ 1,353 miliar.

Penurunan ekspor migas Juni 2008 terhadap Mei 2008 lebih disebabkan oleh menurunnya volume ekspor minyak mentah, hasil minyak serta ekspor gas masing-masing sebesar 24,11 persen, 19,25 persen dan 5,93 persen.

Pengamat ekonomi Faisal Basri sebelumnya menjelaskan, akibat dari defisit ini sektor migas menjadi tidak bisa berkontribusi untuk cadangan devisa secara optimal. Padahal, selama ini sektor migas selalu menjadi andalan untuk menyokong cadangan devisa negara.

"Padahal potensi kita dari gas cukup besar, tapi nampaknya impor kita sudah sangat banyak. Makanya butuh penghematan," ujarnya waktu itu.
(ddn/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads