Ekonomi Tumbuh, Tenaga Kerja Malah Tak Terserap

Ekonomi Tumbuh, Tenaga Kerja Malah Tak Terserap

- detikFinance
Kamis, 14 Agu 2008 18:35 WIB
Ekonomi Tumbuh, Tenaga Kerja Malah Tak Terserap
Jakarta - Pertumbuhan ekonomi masih ditopang oleh sektor yang sifatnya padat modal dan tidak padat penyerapan tenaga kerja. Sehingga meskipun pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2008 mencapai 6,39%, namun belum banyak berpengaruh kepada penyerapan tenaga kerja yang otomatis akan mengurangi tingkat kemiskinan.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Slamet Sutomo mengatakan tingkat pertumbuhan PDB terhadap penyerapan tenaga kerja semakin lama berkurang.

"Jadi penyerapan tenaga kerja berkurang, kalau dulu dari 1% pertumbuhan bisa menyerap 400 ribu tenaga kerja, sekarang menurun dari 1% pertumbuhan hanya bisa serap mungkin sekitar 200 ribu tenaga kerja saja," tuturnya dalam jumpa pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Kamis 14/8/2008)..

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi ini bisa berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja dan kemiskinan apabila ditopang oleh sektor industri yang memang banyak menyerap tenaga kerja.

Pada kesempatan terpisah, Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan hal yang sama, yaitu belum berkembangnya sektor industri.

"Industri masih terjadi pertumbuhan  tapi belum seperti yang kita harapkan, industri idealnya pertumbuhannya 10%, karena kalau bicara industri kita segala macam tapi itu bukan berarti terjadi deindustrialisasi, kegiatan industri masih berjalan cuma percepatannya tidak terlalu," tuturnya.

Rusman mengatakan sektor yang banyak berperan dalam pertumbuhan ekonomi kuartal II-2008 adalah sektor pertambangan yang booming, transportasi  telekomunikasi dan perdagangan.


(dnl/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads