Kelompok lain yang mencatat kenaikan penjualan tertinggi adalah bahan bakar (15%), alat tulis (12,9%), pakaian dan perlengkapan (7,9%), kerajinan, seni dan mainan (2,8%) dan perlengkapan rumah tangga (2,6%).
Sementara penurunan penjualan riil terjadi pada 3 kelompok komoditi yakni suku cadang kendaraan (-11,7%), makanan dan tembakau (-3,3%) dan bahan kimia (-2,2%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara tahunan, angka penjualan riil meningkat 8,4%, dengan kenaikan tertinggi juga pada bahan konstruksi (101,6%). Sementara kelompok yang mengalami penurunan penjualan riil secara tahunan antara lain suku cadang kendaraan (-34,4%), makanan dan tembakai (-27,5%), bahan bakar (-2,7%) dan kelompok kerajinan, seni dan mainan (-1,2%).
Hasil survei menunjukkan bahwa indeks ekspektasi harga umum pada 3 dan 6 bulan mendatang adalah sebesar 169,0 dan 157,0. Indeks tersebut sedikit menurun dibandingkan survei bulan sebelumnya masing-masing sebesar 0,9 poin dan 4,4 poin.
Penurunan tersebut mengindikasikan bahwa jumlah responden yang memperkirakan akan terjadi kenaikan harga pada 3 dan 6 bulan mendatang semakin berkurang.
Sejalan dengan adanya ekspektasi kenaikan harga, hasil survei juga menunjukkan bahwa responden memperkirakan akan terjadi kenaikan suku bunga kredit untuk 3 dan 6 bulan yang akan datang. Indeks ekspektasi suku bunga kredit
Pada Juni 2008, responden memperkirakan akan terjadi kenaikan nilai penjualan pada 3 bulan mendatang sebagaimana terlihat pada indeks ekspektasi penjualan yang mencapai 115,1. Indeks ekspektasi tersebut meningkat sebesar 4,8 poin dibandingkan dengan hasil survei bulan sebelumnya.
Sementara itu, indeks ekspektasi penjualan untuk 6 bulan kedepan tercatat sebesar 113,2 sedikit mengalami penurunan (-0,8 poin) dibandingkan survei bulan sebelumnya. (qom/qom)










































