Demikian disampaikan Presiden SBY dalam Sidang Paripurna DPD di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (22/8/2008).
"Dana otonomi khusus untuk Aceh, Papua dan Papua Barat direncanakan sebesar Rp 8,3 triliun yang berarti naik 4 kali lipat dari 2004," ujarnya.
Dengan adanya dana otonomi khusus yang lebih besar ini, diharapkan ketiga daerah tersebut bisa melepaskan diri dari ketertinggalannya terutama dalam bidang pelayanan kesehatan dan infrastruktur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SBY juga menuturkan, untuk mendukung pelaksanaan desentralisasi fiskal, pemerintah berencana mengalokasi dana transfer ke daerah pada 2009 sebesar Rp 303,9 triliun. Angka ini naik sebesar 134,3% dari 2004 yang mencapai Rp 174,2 triliun.
"Anggaran tersebut direncanakan dalam bentuk dana bagi hasil Rp 89,9 triliun atau naik sebesar 144,9% dari 2004. Dana alokasi umum Rp 183,4 triliun atau naik sebesar 123,3% dari 2004. Dana alokasi khusus Rp 22,3 triliun atau naik 4,5 kali lipat dari 2004. Jumlah keseluruhan dana tersebut akan sangat bermanfaat bagi daerah sebagai stimulus fiskal bagi perekonomian di daerah, " ujarnya. (lih/qom)










































