"Masih ada kesempatan untuk mencapai konsensus Doha Round. Itu sebaiknya dicapai sebelum pemilu di AS," Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal usai menerima kunjungan kehormataan Raja Swaziland King Mswasti III di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (25/8/2008).
Untuk sosialisasikan ide itu, Presiden SBY telah melakukan kontakdengan para kepala negara sahabat yang punya peranan penting dalam perundingan Putara Doha. Yaitu melalui surat pada Presiden Cina yang disampaikan langsung oleh Wapres Jusuf Kalla serta pembicaraan telepon dengan Presiden Brazil Lula da Silva dan PM India Manmohan Singh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah sekian lama macet, perundingan Putaran Doha akhir menyelesaikan berbagai isu yang menghalangi tercapainya kesepakatan antara negara berkembang dan negara maju. Kini sekitar 90% agenda telah disepakati, tinggal kini masalah Special Safeguard Mechanism (SSM).
"Kalau sampai gagal, dampaknya bagi ekonomi dunia dan ekonomi negara berkembang akan buruk," ujar Dino.
(lh/qom)











































