RI Minta Perundingan Putaran Doha Tuntas Sebelum Pilpres AS

RI Minta Perundingan Putaran Doha Tuntas Sebelum Pilpres AS

- detikFinance
Senin, 25 Agu 2008 14:06 WIB
RI Minta Perundingan Putaran Doha Tuntas Sebelum Pilpres AS
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta perundingan Putaran Doha kembali digelar sebelum hari-H pemilihan Presiden AS pada September 2008. Pentingnya mengejar tenggat waktu ini untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan kebijakan pemerintahan baru terpilih negara adidaya tersebut.

"Masih ada kesempatan untuk mencapai konsensus Doha Round. Itu sebaiknya dicapai sebelum pemilu di AS," Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal usai menerima kunjungan kehormataan Raja Swaziland King Mswasti III di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (25/8/2008).

Untuk sosialisasikan ide itu, Presiden SBY telah melakukan kontakdengan para kepala negara sahabat yang punya peranan penting dalam perundingan Putara Doha. Yaitu melalui surat pada Presiden Cina yang disampaikan langsung oleh Wapres Jusuf Kalla serta pembicaraan telepon dengan Presiden Brazil Lula da Silva dan PM India Manmohan Singh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Para pemimpin berharap agar perundingan bisa dilakukan kembali bulan September," imbuhnya.

Setelah sekian lama macet, perundingan Putaran Doha akhir menyelesaikan berbagai isu yang menghalangi tercapainya kesepakatan antara negara berkembang dan negara maju. Kini sekitar 90% agenda telah disepakati, tinggal kini masalah Special Safeguard Mechanism (SSM).

"Kalau sampai gagal, dampaknya bagi ekonomi dunia dan ekonomi negara berkembang akan buruk," ujar Dino.



(lh/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads