Pada penutupan sesi I, perdagangan Rabu (10/9/2008), IHSG anjlok hingga 48,864 poin (2,49%) ke level 1909,888. Sementara indeks LQ 45 turun 12,537 (3,15%) ke level 385,249. Nilai tukar rupiah masih lemas di 9.325 per dolar AS.
Perdagangan di seluruh pasar mencatat 30.185 kali transaksi pada volume 1.580 juta lembar saham senilai Rp 1,915 triliun. Sebanyak 26 saham naik, 155 saham turun dan 27 saham stagnan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain Trada Maritime (TRAM) naik Rp 67 menjadi Rp 192, Indofood Sukses Makmur (INDF) naik Rp 25 menjadi Rp 2.175, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 100 menjadi Rp 5.200, Unilever (UNVR) naik Rp 300 menjadi Rp 7950.
Bursa-bursa regional juga mayoritas melemah mengikuti pelemahan Wall Street sebelumnya. Indeks Nikkei-225 turun hingga 131,11 poin ke level 12.269,54, Hang Seng turun 1,8%.
Dirut BEI Erry Firmansyah sebelumnya mengatakan, para pelaku pasar jangan panik karena pelemahan kali ini merupakan fenomena global. (qom/ddn)











































