Pada perdagangan valas pukul 07.55 WIB, Senin (15/9/2008) rupiah ada di level 9.428 per dolar AS dan ditransaksikan dikisaran 9.425-9.431 per dolar AS. Posisi rupiah pagi ini relatif tidak berbeda dengan penutupan Jumat pekan lalu di level 9.425 per dolar AS.
Pelaku pasar kini masih menunggu hasil pertemuan Bank Sentral AS (The Fed), Selasa 16 September 2008. Sambil menunggu hasil the Fed, rupiah dikhawatirkan masih akan menjadi jajaran aksi spekulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi rupiah hari ini juga tidak bisa mengacu pada pergerakan mata uang regional karena pada Senin ini hampir sebagian pasar finansial Asia seperti Jepang, Hong Kong, Korea Selatan sedang libur.
Upaya menahan pelemahan rupiah juga akan terus dilakukan Bank Indonesia karena batas kisaran rupiah tidak boleh melewati patokan APBN 2008 sebesar 9.000-9.400 per dolar AS.
Pasar menilai BI bisa saja kembali menaikkan suku bunga BI Rate jika kondisi pasar global terus memburuk dan the Fed menaikkan suku bunga. Keputusan menaikkan BI Rate ini untuk merangsang masuknya lagi dana asing karena rupiah memberikan imbal hasil yang tinggi. (ir/ir)
