"Ada pemain properti besar dari Timur Tengah yang menyatakan minatnya untuk melakukan kerjasama dengan kami. Belum bisa kami ungkap namanya. Masih diskusi mendalam," ungkap Direktur CTRP, Artadinata Djangkar, disela-sela acara buka puasa di Apartemen Sommerset, Jl Prof Dr Satrio, Jakarta, Rabu Malam (17/9/2008).
Artadinata mengatakan juga belum dapat memberikan informasi kapan kerjasama antara keduanya dapat mulai dilaksanakan. "Jika kecocokan ditemukan, secepatnya kami akan menggarap proyek bersama," ujar
Artadinata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka lebih tertarik menggarap properti komersial. Kalau landed residential sepertinya mereka tidak begitu tertarik," ujar Artadinata.
Sebagai contoh, Limitless, perusahaan pengembang raksasa asal Dubai, telah berhasil masuk ke Indonesia dan melakukan kerjasama dengan PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) dalam penggarapan Rasuna Epicentrum.
Artadinata mengatakan pengembang asal Timur Tengah yang sedang penjajakan kerjasama dengan CTRP tidak masuk dalam proyek superblok terkini perseroan, Ciputra World Jakarta.
"Kelihatannya jika memang kerjasama terjadi, kami akan menggarap lahan baru di Jakarta," ujarnya.
Meski ia enggan memberitahukan skema kerjasama tersebut, baik lokasi yang sedang dibicarakan maupun pendanaannya, namun menurut catatan detikFinance, CTRP saat ini sedang menjajaki akuisisi dua lahan Central Business District (CBD) di Jl Gatot Subroto dan Jl Prof Dr Satrio.
"Belum bisa kita expose, namun saat ini kita sedang menjajaki kerjasama dengan 2 pemilik lahan di CBD Jakarta. Luas lahannya masing-masing 3 Ha dan 9 ribu meter persegi," ungkap Artadinata.
Ia mengatakan pembicaraan dengan pemilik lahan tersebut masih belum menemukan kecocokan harga, sehingga pengambilalihan lahan belum juga terlaksana. (dro/ir)











































