Hal tersebut disampaikan Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah di Kantor Kementerian BUMN, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (25/9/2008).
"Nanti mayoritas satelitnya akan dipakai untuk sendiri, 30-40 persennya akan dijual," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peserta lelang ditargetkan berasal dari negara Eropa dan AS. Peserta tender minimal 3 dan maksimal 5 peserta. Sebelumnya satelit Telkom ditargetkan meluncur awal tahun 2009.
Tahun lalu, Telkom sudah meluncurkan satelit Telkom-2 seharga US$ 150 juta. Satelit ini memiliki kapasitas lebih kecil yakni sebanyak 24 transponder. Pemenang tender satelit waktu itu Orbital dari Prancis. (ddn/ir)











































