"Sejauh ini tidak ada redemption yang signifikan. Netnya memang masih redemption, tapi tipis. Jadi tidak terlalu signifikan," ujar Direktur Utama PT Fortis Investment Indonesia, Eko B Pratomo di kantornya, Jakarta, Selasa (7/10/2008).
Menurut Eko, jika dibandingkan dengan net bulan-bulan sebelumnya, net redemption reksa dana masih berada dalam batas wajar. Pendapat Eko sekaligus membantah kabar yang mengatakan bahwa seiring dengan anjloknya bursa saham menyebabkan terjadinya redemption besar-besaran pada produk-produk reksa dana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eko menambahkan, jika mengacu pada jumlah unit penyertaan reksa dana saat ini, jumlahnya justru terus bertambah.
"Jadi di satu sisi NAB menurun karena portofolio saham menurun. Di sisi lain jumlah unit penyertaan bertambah. Ini menunjukkan bahwa sebenarnya kejatuhan indeks tidak langsung membuat investor melakukan redemption," jelas Eko.
Justru dalam kondisi seperti ini, Eko menambahkan, investor harus bertindak lebih rasional dalam mengambil keputusan investasinya.
"Kalau mereka redemption sekarang justru mereka yang akan menerima kerugian. Jadi secara umum tingkat redemption masih dalam taraf wajar," ujar Eko. (dro/ir)










































