"Buý back oleh BUMN itu justru rugikan BUMN karena mereka terpukul dari banyak tempat, asetnya anjlok karena harga saham turun," ujar anggota Komisi XI DPR Dradjad Wibowo kepada detikFinance, Kamis (9/10/2008).
Di samping itu biaya-biaya yang dikeluarkan naik karena tingginya inflasi dan suku bunga, dan likuiditasnya tersedot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah bahkan mengalihkan dana infrastruktur Rp 4 triliun dari APBN untuk mem-buy back saham BUMN. Sesuai instruksi presiden SBY dalam rapat kabinet pada Rabu malam, BUMN-BUMN diminta untuk melakukan buy back sebanyak-banyaknya terkait gejolak di pasar finansial saat ini.
"Buy back ini juga tidak adil dana APBN dan BUMN yang sedikit itu lebih bermanfaat kalau disalurkan ke proyek masyarakat," ujarnya.
(ddn/qom)










































