Jakarta - Aturan baru penolakan otomatis (auto rejection) yang membatasi kenaikan dan penurunan harga saham maksimal 10% telah emiten susah bergerak. Saham Indosat juga harus mengalami dua kali auto rejection ketika sahamnya turun 9 persen lebih dan naik 9 persen lebih.
Saham Indosat pada sesi I, Senin (13/10/2008) harus berhenti secara otomatis atau auto rejection sebanyak dua kali yaitu ketika harga turun 9,49% menjadi Rp 3.575 dan ketika harga naik 9,49% menjadi Rp 4.325 per saham.
Berbeda dengan saham lainnya yang kebanyakan tertabrak auto rejection karena penurunannya, saham Indosat bergerak seperti
roller coaster dari negatif ke positif dalam waktu cepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Indosat kembali naik setelah pelaku pasar mendapat kabar Qatar Teelecom akan
meneruskan rencana tender offer pasca pembelian 40,8% saham Indosat dari STT. Sebelumnya kabar yang merebak Qtel masih ragu-ragu untuk melakukan tender offer karena tidak bisa mendapatkan 65% saham Indosat akibat peraturan pemerintah untuk investasi asing di telekomunikasi yang dibatasai 49% untuk fixed.
Namun pihak Qtel menilai aturan yang tepat untuk perusahaan adalah maksimal menguasai saham 65% karena Indosat lebih banyak bergerak di sektor seluler.
(ir/ddn)