BEI Belum Mau Buka Suspensi Saham Grup Bakrie

BEI Belum Mau Buka Suspensi Saham Grup Bakrie

- detikFinance
Selasa, 14 Okt 2008 09:32 WIB
BEI Belum Mau Buka Suspensi Saham Grup Bakrie
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) belum akan membuka penghentian sementara perdagangan saham (suspensi) seluruh emiten grup Bakrie pada perdagangan hari ini, Selasa 14 Oktober 2008. BEI masih meninjau hasil paparan publik kemarin, Senin 13 Oktober 2008.

"Suspensi mereka belum kami buka hari ini. Kami masih melihat hasil paparan publik mereka kemarin." Jelas Direktur Perdagangan Saham, Litbang BEI, MS Sembiring saat dihubungi detikFinance, Selasa (14/10/2008).

Enam emiten grup Bakrie yang sedang disuspensi, kemarin telah mengadakan paparan publik secara bersamaan untuk menjelaskan mengenai kondisi fundamental perseroan, terutama terkait rumor-rumor seputar mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Enam emiten tersebut adalah PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) dan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).

Seluruh emiten grup Bakrie disuspensi sejak perdagangan Selasa 7 Oktober 2008 lantaran kejatuhan bersamaan saham-saham perseroan pada perdagangan Senin 6 Oktober 2008. BEI kemudian melakukan suspensi dan meminta seluruh grup Bakrie gelar paparan publik terkait hal tersebut.

Direktur BNBR, Ari saptari Hudaya Senin kemarin juga menyatakan telah meminta BEI melakukan suspensi selama paling tidak 1 minggu ke depan lantaran sedang dalam proses negosiasi yang bersifat material dengan beberapa mitra strategis.

Menanggapi hal ini, Sembiring membantah bahwa tindakan suspensi yang dilakukan BEI dilakukan atas permintaan grup Bakrie.

"Suspensi dilakukan karena BEI ingin melihat lebih dulu hasil paparan publik mereka. Jadi suspensi dilakukan bukan atas permintaan grup Bakrie. Kami belum tahu sampai kapan suspensi akan dilakukan. Tergantung hasil peninjauan kami atas paparan publik mereka kemarin. Kepastiannya sampai kapan akan ditentukan hari ini," jelas Sembiring.
(dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads