Rupiah dan IHSG Tertekan

Sesi Siang

Rupiah dan IHSG Tertekan

- detikFinance
Kamis, 06 Nov 2008 12:14 WIB
Rupiah dan IHSG Tertekan
Jakarta - Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan yang membuatnya kedua melemah signifikan. Perburuan dolar AS yang masih tinggi diikuti aksi jual saham di lantai Bursa Efek Indonesia menjadi penyebabnya.

Pada penutupan perdagangan saham sesi I, Kamis (6/11/2008) IHSG anjlok 55,942 poin (4,09%) menjadi 1.310,333.

Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB, terpangkas 150 poin ke posisi 10.950 per dolar AS. Tingginya kebutuhan dana impor dan korporasi menjelang penutupan akhir tahun membuat rupiah terus tertekan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara pelemahan IHSG karena terimbas faktor eksternal dan aksi ambil untung. Pelaku pasar juga masih fokus pada nasib saham grup Bakrie yang terus anjlok seperti halnya saham BUMI.

Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi sebanyak 20.332 kali, dengan volume 1,091 miliar unit saham, senilai Rp 1,021 triliun. Sebanyak 11 saham naik, 123 saham turun dan 19 saham stagnan.

Saham-saham yang anjlok harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 200 menjadi Rp 1.975, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 110 menjadi Rp 1.600, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 125 menjadi Rp 3.575, Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.100 menjadi Rp 10.400 dan Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 40 menjadi Rp 1.040.

IHSG mengikuti anjloknya bursa saham Asia pada sesi siang ini seperti Hang Seng turun 6,41%, KOSPI turun 6,9%, Nikkei turun 5,59%, Shanghai turun 2,5%, STI Singapura turun 3,49% dan Taiwan turun 5,63%.

(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads