Review IHSG: BUMI vs Data PDB

Review IHSG: BUMI vs Data PDB

- detikFinance
Senin, 17 Nov 2008 17:06 WIB
Review IHSG: BUMI vs Data PDB
Jakarta - Data pertumbuhan ekonomi triwulan III-2008 yang lebih baik dari ekspektasi pasar tak banyak mengangkat IHSG. Sentimen negatif seputar grup Bakrie mengalahkan sentimen positif dari data pertumbuhan PDB.

Pada penutupan perdagangan saham Senin (17/11/2008) IHSG melemah banyak hingga 27,444 poin (2,17%) menjadi 1.236,933. Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 37.727 kali, dengan volume 2,565 miliar unit saham, senilai Rp 2,066 triliun.

Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa Indonesia akhirnya harus berakhir di teritori negatif meski pada sesi pertama sempat berhasil menguat. Indeks bergerak cukup volatile pada hari ini dengan tekanan jual yang sangat kuat pada sesi ke-2.

Dirilisnya angka GDP Q3 sebesar 6,1% yang lebih baik dari ekspektasi pasar tidak memberi keoptimisan kepada investor untuk kembali masuk ke pasar. Indeks ditutup melorot 27,4 poin (2,1%) ke level 1236,9 dengan trading value mencapai Rp 2,06 triliun. Investor asing sendiri membukukan net buy mencapai Rp276 miliar.

Beberapa berita seputar grup Bakrie kembali menjadi sentimen negatif hari ini, seperti penjualan aset Kangean oleh ENRG dan Gagal bayar dari BNBR terhadap repo senilai Rp145 miliar kepada Recapital Securities dan PT Aldira Finance. Akibat hal ini, semua saham Grup Bakrie yang diperdagangkan di pasar mengalami tekanan jual.

BUMI kembali 'mentok' -9,5%, ELTY -8,2%, BTEL -8% dan UNSP -6,2%. Perdagangan saham BUMI sendiri senilai Rp452,6 miliar menyumbang sekitar 22% dari total transaksi hari ini.

Sentimen penurunan harga komoditas seperti Batubara, Nickel dan CPO juga membuat sektor mining dan agri mengalami tekanan. Beberapa saham dari sektor Telco's dan Consumer menjadi penahan jatuhnya indeks dengan berhasil menguat.

Top Gainer hari ini antara lain: TLKM +1,7%, UNVR +0,6%, APEX +2,2%, KLBF +3,1% dan LPKR +1,6%. Top Loser antara lain: BUMI -9,5%, PGAS -3,4%, PTBA -5,5%, ASII -3,3%, BBCA -6% dan BYAN -9,8%.


(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads