"Kalau ada repo-repo yang dilakukan oleh anggota grup itu bukan urusan kami. Kewajiban kami hanya kepada 10 kreditor kami, kalau memang ini meluas itu dampak dari pasar tapi bukan sepenuhnya tanggung jawab kami," tegas Presiden Direktur BNBR, Nalinkant A Rathod dalam paparan publik di Wisma Bakrie 2, Jl Rasuna Said, Jakarta, Senin (17/11/2008).
Selama periode April hingga Oktober 2008, BNBR telah menggadaikan sejumlah saham anak usaha kepada 10 kreditur senilai US$ 1,386 miliar dan Rp 560,81 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- BUMI sebanyak 5.126.427.858 (26,42%).
- ENRG sebanyak 4.760.330.000 (30,97%).
- ELTY sebanyak 3.796.540.000 (19,06%).
- UNSP sebanyak 394.963.598 (10,42%).
Secara resmi BNBR menggadaikan saham tersebut ke 10 pihak yaitu: Odickson Finance, JP Morgan, ICICI, PT Mandiri Sekuritas, PT Sucorinvest Gani, PT PNM Investments Management, PT Sarijaya Securities, PT Dinar Sekuritas. Serta dua yang sudah default kepada Recapital Securities dan PT Aldira senilai Rp 144,9 miliar.
Namun selain repo-repo tersebut, terdapat repo liar senilai Rp 6,3 triliun yang dilakukan oleh 4 institusi grup Bakrie yang tidak go public. Saham yang digadaikan adalah saham BUMI. Sampai saat ini jumlah pastinya masih dalam perhitungan.
Para pemegang saham repo liar tersebut menuntut agar hasil penjualan 35% saham BUMI ke Northstar Pacific Partners Ltd senilai US$ 1,3 miliar diprioritaskan untuk melunasi repo-repo liar tersebut.
"Kami menuntut agar dana penjualan BUMI digunakan untuk melunasi repo kami terlebih dahulu karena sudah jatuh tempo. Kalau repo BNBR ke-10 kreditor kan jatuh temponya masih banyak yang tahun 2009 dan 2010," ujar salah seorang pemegang repo BUMI ketika dihubungi detikFinance pekan lalu.
Namun, sebagaimana ditegaskan oleh Nalinkant, BNBR tidak berkewajiban memenuhi permintaan tersebut dengan alasan repo liar tersebut tidak dilakukan oleh BNBR.
"Kami tidak bisa bertanggung jawab pada hal yang bukan dilakukan oleh kami. Kewajiban kami hanya kepada 10 kreditor saja," ujar Nalinkant. (dro/ir)











































