Panin Sekuritas, Rabu (19/11/2008) mereview, resesi yang terjadi di Jepang dan Singapura yang merupakan dua mitra dagang utama Indonesia otomatis akan mengancam kinerja ekspor dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Investor global juga masih menanti angka pertumbuhan PDB kuartal 3 dari beberapa negara besar, seperti Amerika Serikat yang akan diumumkan pekan depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut rekomendasi dua saham komoditas secara teknikal.
Unilever Indonesia (UNVR), kemarin bergerak menguat ditengah tekanan indeks. Investor menilai saham consumer goods merupakan defensive stock di tengah kondisi pasar yang bearish. Indikator RSI (14) berada 55.0. Sementara indikator momentum berada di area positif, sinyal bahwa saham ini masih berada dalam tren menguat. Kami perkirakan saham ini akan kembali menguji level resistance kuat di 8.000. Trading beli.
Bakrie & Brothers (BNBR), suspensi saham ini akhirnya dicabut setelah dihentikan sejak 6 Oktober 2008. kami perkirakan saham ini masih akan terus melemah menembus level 100 dalam jangka pendek. Harga beberapa anak perusahaan BNBR setelah suspensi dibuka juga anjlok lebih dari 50%. Beberapa indikator menunjukkan masih ada ruang untuk bergerak melemah. Jual.
Disclaimer:
Keputusan untuk melakukan jual, beli atau investasi saham sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi dan detikFinance tidak bertanggungjawab atas keputusan investasi yang diambil.
(ir/qom)











































