Demikian disampaikan Menkeu sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani di Kantor Departemen Keuangan, Jakarta, Rabu (19/11/2008).
"Persoalannya bukan pada stok yang kurang. Tapi karena orang tidak mau trading, karena tidak ada confidence," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertama yang dilakukan adalah mengembalikan confidence supaya transaksi jalan. Kalau tidak, semua yang pegang dolar akan hold. Disuplai berapa pun nggak akan cukup, orang nggak mau exchange," katanya.
Untuk itu, pemerintah meminta agar masyarakat termasuk rumah tangga yang tidak memerlukan pegangan dalam bentuk dolar agar melepas dolar yang mereka miliki. (lih/ir)











































