Melemahnya rupiah yang terus meluncur ke level 12.000-an per dolar AS membuat pelaku pasar menahan diri melakukan pembelian saham secara besar-besaran.
Alhasil, pada penutupan perdagangan saham sesi Senin (24/11/2008) IHSG hanya melemah 4,875 poin (0,43%) menjadi 1.141,401. Pada sesi I, IHSG sempat turun 13,233 (1,15%) ke level 1.133,043.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 43.455 kali, dengan volume 2,601 miliar unit saham, senilai Rp 1,558 triliun. Sebanyak 34 saham naik, 82 saham turun dan 59 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 60 menjadi Rp 960, Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) turun Rp 10 menjadi Rp 195, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 250 menjadi Rp 5.150, Timah (TINS) turun Rp 70 menjadi Rp 1.000 dan United Tractors (UNTR) turun Rp 75 menjadi Rp 3.100.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 50 menjadi Rp 1.810, Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 5.600 dan Lippo Karawaci (LPKR) naik Rp 100 menjadi Rp 740.
IHSG mengikuti penurunan hampir sebagian bursa saham Asia seperti Hang Seng turun 1,59%, KOSPI turun 3,35%, Shanghai turun 3,67%, STI Singapura turun 2,48% dan Taiwan turun 0,25%.
(ir/qom)











































