Semen Gresik Dapat Pinjaman Sindikasi Hingga US$ 400 Juta

Semen Gresik Dapat Pinjaman Sindikasi Hingga US$ 400 Juta

- detikFinance
Selasa, 25 Nov 2008 17:56 WIB
Semen Gresik Dapat Pinjaman Sindikasi Hingga US$ 400 Juta
Jakarta - PT Semen Gresik Tbk (SMGR) memperoleh pinjaman sindikasi hingga US$ 400 juta, yang akan digunakan sebagai belanja modal atau capital expenditure (capex) selama 5 tahun ke depan. Saat ini Semen Gresik juga sedang menjajaki pinjaman rupiah senilai Rp 7 triliun.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Keuangan SMGR Cholil HasanΒ  dalam paparan di "Investor Summit & Capital Market Expo 2008" di Hotel Ritz Charlton, Pacific Place, SCBD, Jakarta, Selasa (25/11/2008).

"Kita sudah mendapat sindikasi pinjaman 6 bank asing senilai US$ 300-400 juta, dan masih ada lagi penjajakan pinjaman terhadap beberapa bank lokal besar senilai sekitar Rp 7 triliun," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dana pinjaman itu akan digunakan untuk membiayai capex perseroan dalam 5 tahun ke depan senilai US$ 1,309 miliar. Sisa kebutuhan dana akan diambil dari kas internal perseroan.Β  "Kas kita masih ada sekitar Rp 3 triliun," ujar Cholil.

Ia menambahkan, selama 5 tahun ke depan Semen Gresik berencana membangun 2 pabrik baru di Jawa dan Sulawesi masing-masing senilai US$ 413 juta dan US$ 345 juta. Kapasitas kedua pabrik itu sebanyak 5 juta ton. Pembangunan telah dimulai tahun ini dan diharapkan rampung pada 2011-2012.

Semen Gresik juga berniat membangun 3 pembangkit listrik yakni di Pangkep dengan kapasita 1x35MW senilai US$ 59 juta dan di Sulawesi 2x35MW senilai US$ 112 juta.

"Tadinya kami berencana membangun 10 power plant namun karena melihat kondisi ekonomi dengan ketatnya likuiditas kami me-review lagi rencana pembangunan power plant. Akhirnya kami hanya membangun 3 unit," katanya.

Total investasi pembangunan 2 pabrik dan 3 pembangkit listrik senilai US$ 929 juta, sedangkan untuk beberapa proyek lain seperti restrukturisasi, optimalisasi dan sebagainya membutuhkan dana sekitar US$ 380 juta. Sehingga total capex perseroan selama 5 tahun ke depan sekitar US$ 1,309 miliar.

(qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads