Hal tersebut diungkapkan Direktur Keuangan SMGR Cholil HasanΒ dalam paparan di "Investor Summit & Capital Market Expo 2008" di Hotel Ritz Charlton, Pacific Place, SCBD, Jakarta, Selasa (25/11/2008).
"Kita sudah mendapat sindikasi pinjaman 6 bank asing senilai US$ 300-400 juta, dan masih ada lagi penjajakan pinjaman terhadap beberapa bank lokal besar senilai sekitar Rp 7 triliun," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, selama 5 tahun ke depan Semen Gresik berencana membangun 2 pabrik baru di Jawa dan Sulawesi masing-masing senilai US$ 413 juta dan US$ 345 juta. Kapasitas kedua pabrik itu sebanyak 5 juta ton. Pembangunan telah dimulai tahun ini dan diharapkan rampung pada 2011-2012.
Semen Gresik juga berniat membangun 3 pembangkit listrik yakni di Pangkep dengan kapasita 1x35MW senilai US$ 59 juta dan di Sulawesi 2x35MW senilai US$ 112 juta.
"Tadinya kami berencana membangun 10 power plant namun karena melihat kondisi ekonomi dengan ketatnya likuiditas kami me-review lagi rencana pembangunan power plant. Akhirnya kami hanya membangun 3 unit," katanya.
Total investasi pembangunan 2 pabrik dan 3 pembangkit listrik senilai US$ 929 juta, sedangkan untuk beberapa proyek lain seperti restrukturisasi, optimalisasi dan sebagainya membutuhkan dana sekitar US$ 380 juta. Sehingga total capex perseroan selama 5 tahun ke depan sekitar US$ 1,309 miliar.
(qom/ir)











































