Pada penutupan perdagangan saham Rabu (26/11/2008) IHSG naik tajam 39,010 poin (3,38%) menjadi 1.193,151. Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 61.848 kali, dengan volume 3,241 miliar unit saham, senilai Rp 2,207 triliun.
Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menguatnya bursa Dow sebesar 0,4% disebabkan oleh rencana stimulus pemerintah untuk mengucurkan dana sebesar US$ 800 milliar, walaupun pertumbuhan GDP di AS pada kuarter ketiga anjlok 0,5%. Minusnya pertumbuhan GDP ini menyebabkan harga minyak kembali terkoreksi ke level US$50 (kecemasan akan berkurangnya permintaan akan komoditas).
IHSG ditutup menguat 1.193 (+3,38%) dengan trading value mencapai Rp2,2 trilliun dipimpin oleh sektor mining sebesar 7,3%. BUMI yang ditutup di level Rp1.020 (+3,38%) terlihat sangat aktif diperdagangkan hari ini dengan trading value mencapai Rp618 milliar. Para investor mulai tertarik untuk mengakumulasi saham BUMI di balik berita Soros yang ikut membeli saham BUMI lantaran harganya yang dianggap sudah sangat murah.
Masih dari sektor mining, PTBA (+11,4%) telah menyepakati penjualan batubara berkalori 5.000kcal ke PLTU Suralaya senilai Rp884.000/ton dengan total volume mencapai 6,1 juta ton.
Sementara dari sektor telekomunikasi, Bappepam LK memastikan harga TO ISAT tidak akan berubah yaitu tetap Rp 7.388/saham. Dari seluruh saham yang diperdagangkan hari ini terpantau 92 saham menguat, 48 saham melemah, dan 61 saham stagnan. Saham yang menjadi top loser pada perdagangan hari ini yaitu INDF (-1,04%) dan MEDC (-0,59%).
(qom/qom)











































