Pada penutupan perdagangan saham Selasa (9/12/2008) IHSG naik tajam 63,774 poin (5,3%) menjadi 1.266,116. Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 57.106 kali, dengan volume 2,196 miliar unit saham, senilai Rp 2,289 triliun.
Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa Asia sendiri bergerak cenderung menguat dalam tiga hari terakhir atau tertinggi dalam satu bulan ditopang oleh sektor komoditas dan shipping seiring rencana pemerintah US untuk meningkatkan jumlah budget infrastructure spending 2009 dan rencana bantuan stimulus ekonomi dari US kepada India. Bursa regional ditutup mixed hari ini Nikkei +0,8%, Hang Seng -1,94%, Kospi +0,07%, SSE -2,54%, dan Strait Times +5,32%.
IHSG hari ini ditutup menguat di level 1.266 (+5,3%) setelah libur panjang dengan trading value mencapai Rp2 trilliun. Semua sektor ditutup menguat dipimpin sektor infrastruktur +8,83%, finance+5,43% (dipangkasnya interst rate dan menguatnya nilai rupiah) dan komoditas (mining +5,22% dan agri +3,64%).
Menguatnya sektor komoditas ini disebabkan harga minyak yang menguat ke level US$43 setelah sepekan sebelumnya ditutup melemah. Pergerakan indeks pada hari ini relatif stabil dengan selalu berada di zona positif dan cenderung menguat. Hal ini dapat dilihat indeks mencatat nilai tertingginya hari ini pada penutupan perdagangan di level 1.266, tertinggi sejak 11 November.
Sementara nilai rupiah pada pukul 16.16 WIB diperdagangkan di level Rp11.050/US$. Sejak tanggal 4 Desember (interest rate dipotong ke level 9,25%) nilai rupiah dipantau stabil dan cadangan devisa pada hari Jumat pekan lalu senilai US$50 milliar, tidak banyak berubah MoM. Â
(qom/qom)











































