Rupiah & IHSG Naik Terimbas Fed

Sesi Siang

Rupiah & IHSG Naik Terimbas Fed

- detikFinance
Rabu, 17 Des 2008 12:11 WIB
Rupiah & IHSG Naik Terimbas Fed
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah mencatat kenaikan lumayan mengikuti pasar global yang sedang dilanda euforia penurunan bunga the Fed di kisaran 0-0,25%. Investor saham melakukan pembelian selektif.    

Federal Reserve berkomitemen untuk mendorong kembalinya pertumbuhan ekonomi AS yang berkesinambungan dan menjaga stabilitas harga. The Fed menilai dengan kondisi ekonomi yang sedang melemah maka the Fed akan mempertahankan suku bunga rendah dalam beberapa waktu mendatang.

Pada penutupan perdagangan saham sesi I, Rabu (17/12/2008) IHSG menguat 12,767 poin (0,95%) menjadi 1.355,603. Transaksi saham hari ini juga agak sedikit ramai dengan aksi beli di saham unggulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB menguat 175 poin menjadi 10.950 per dolar AS. Ada optimisme, investor akan kembali masuk karena di Indonesia yang sebesar 9,25% dengan the Fed sangat lebar. Tingginya bunga di Indonesia memberikan imbal hasil yang lebih baik bagi investor asing yang berinvestasi di pasar modal Indonesia.

Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi sebanyak 37.466 kali, dengan volume 1,443 miliar unit saham, senilai Rp 1,374 triliun. Sebanyak 64 saham naik, 53 saham turun dan 46 saham stagnan.    

Bursa saham di Asia pada sesi siang ini kebanyakan menguat seperti Hang Seng naik 0,93%, Shanghai naik 1,26%, STI Singapura naik 0,8%, Taiwan naik 0,25%. Sedangkan indeks Nikkei turun 0,5% dan KOSPI turun 0,43%.

Saham-saham yang naik harganya antara lain, Indosat (ISAT) naik Rp 100 menjadi Rp 4.975, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 25 menjadi Rp 2.150, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 10 menjadi Rp 1.150, Telkom (TLKM) naik Rp 150 menjadi Rp 7.100 dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 50 menjadi Rp 4.425. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads