Pada penutupan perdagangan saham sesi I, Jumat (19/12/2008) IHSG turun 9,357 poin (0,69%) menjadi 1.342,407.
Saham-saham tambang mengalami tekanan jual karena turunnya harga minyak akan mempengaruhi pendapatan perusahaan tambang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebaliknya, turunnya harga minyak justru akan membuat biaya impor minyak berkurang. Hal ini memicu rupiah menguat 150 poin ke posisi 10.850 per dolar AS pada perdagangan valas pukul 11.30 WIB.
Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi sebanyak 33.855 kali, dengan volume 1,223 miliar unit saham, senilai Rp 813,9 miliar. Sebanyak 53 saham naik, 68 saham turun dan 54 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 40 menjadi Rp 850, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 200 menjadi Rp 2.000, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 50 menjadi Rp 1.110, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 300 menjadi Rp 7.050 dan Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 50 menjadi Rp 2.075.
Sementara bursa saham Asia pada sesi siang ini bergerak bervariasi seperti Hang Seng turun 1,1%, KOSPI naik 0,96%, Nikkei turun 0,14%, Shanghai naik 0,05%, STI Singapura naik 1,23% dan Taiwan turun 0,58%.
(ir/qom)











































