Review IHSG: Transaksi Tutup Sendiri CPRO

Review IHSG: Transaksi Tutup Sendiri CPRO

- detikFinance
Jumat, 26 Des 2008 17:58 WIB
Review IHSG: Transaksi Tutup Sendiri CPRO
Jakarta - Transaksi tutup sendiri saham Central Proteinaprima (CPRO) membantu nilai transaki saham di Bursa Efek Indonesia. Tanpa transaksi tutup sendiri CPRO, nilai perdagangan sangat kecil hanya Rp 445 miliar.   

Pada penutupan perdagangan saham Jumat (26/12/2008) IHSG naik 4,278 poin (0,32%) menjadi 1.340,892. Kenaikan IHSG ditopang saham Indosat terkait tender offer yang akan dilakukan Qatar Telecom pada Januari mendatang.

Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 19.480 kali, dengan volume 12,517 miliar saham, senilai Rp 1,364 triliun. Sebanyak 67 saham naik, 59 saham turun dan 60 saham stagnan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:

Bursa Indonesia mengakhiri pekan ini dengan berhasil rebound tipis setelah selama 5 hari berturut-turut melemah. Indeks berhasil rebound 0,3% ke level 1340,8 meski selama intraday terus berada di teritori negatif. Indeks pada awal perdagangan
sempat dibuka menguat sebeluma akhirnya tertekan pada sesi pertama, dan pada akhir sesi ke dua berhasil rebound pada menit-menit terakhir perdagangan.

Total Transaksi hari ini yang hanya Rp1,36 triliun, jika dikurangi dengan transaksi Tutup sendiri berarti transaksi saham reguler di bursa hari ini hanya sekitar Rp 445 miliar, terendah sejak Agustus 2004.

Yang menarik pada hari ini adalah transaksi Tutup sendiri yang dilakukan oleh broker Minna Padi Investama terhadap saham CPRO (CPRO.TS) dengan volume 22,77 juta lot di harga Rp55 atau senilai Rp 626,19 miliar. Dengan market Cap CPRO yang hanya sekitar Rp1,28 triliun, berarti transaksi Tutup Sendiri yang dilakukan hari ini mencapai sekitar 50% dari seluruh saham beredar CPRO. CPRO sendiri naik +3,6% ke level Rp57.

Kenaikan indeks hari ini didorong oleh menguatnya saham ISAT (3,7%) ke level 5.600 terkait rencana Tender Offer 25% sahamnya oleh Qtel yang akan dirampungkan akhir Januari 2009. Sektor Property juga menjadi katalis kenaikan indeks hari ini dengan ditopang oleh saham ELTY (+4,3%), CTRA (+2,8%) dan CTRS (1,9%). Sementara mayoritas saham batubara menjadi lagging mover hari ini antara lain PTBA (-2,1%), ITMG (-1,8%), ADRO (-%) dan INDY (0,9%).

Investor terlihat belum memfaktorkan sentimen dari grup Bakrie yang telah melakukan restrukturisasi atas utang-utangnya yang mencapai US$1 miliar. Penguatan bursa Indonesia juga in-line dengan mayoritas bursa Asia yang juga cenderung bergerak menguat. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads