
Perusahaan pemeringkat PT Moody's Indonesia menurunkan peringkat skala nasional perusahaan dan obligasi PT Infoasia Teknologi Global Tbk (Infoasia) menjadi Ca.id dari Caa1.id. Prospek dari peringkat ini adalah negatif."Penurunan peringkat dilakukan menyusul kelalaian Infoasia dalam membayar obligasi SeriβB senilai Rp 10 miliar yang jatuh tempo pada tanggal 23 Desember 2008, beserta kupon obligasi ke-16 senilai Rp 2,6 miliar," kata Joko Widodo, Analis Utama Moody's untuk perusahaan dalam siaran pers, Kamis (8/1/2009).
Menurut perjanjian perwaliamanatan, perusahaan diberi waktu 14 hari untuk memenuhi kewajiban pembayaran, namun perusahaan tidak dapat melakukan pembayaran tersebut selama masa tenggang yang berakhir pada tanggal 7 Januari 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prospek negatif mencerminkan profil likuiditas perusahaan yang lemah dan ketidakpastian mengenai proposal restrukturisasi utang perusahaan. Tindakan pemeringkatan terakhir terhadap Infoasia dilakukan pada tanggal 23 September 2008, dimana peringkat diturunkan menjadi Caa1.id dengan prospek negatif.
Infoasia memulai usahanya sebagai distributor bagi IBM Computer Hardware pada tahun 1996 dengan nama PT Sejahtera Mandiri. Saat ini Infoasia merupakan perusahaan telekomunikasi yang menyediakan jasa jaringan dan integrasi sistem, penyedia jaringan/jasa internet, juga jasa telekomunikasi dan lalu lintas data/suara dari satu negara ke negara lainnya.
Per tanggal 30 September 2008, Infoasia dimiliki oleh PT Infoasia Inti (51,39%), Eurochina Capital Pte. Ltd. (15%), Soony Widjaja Wong (0,28%) dan publik (33,3%).
Peringkat Skala Nasional Moody's tidak untuk diperbandingkan secara global. Moody's juga menekankan bahwa peringkat skala nasional yang dikeluarkan bukan merupakan pendapat pada risiko gagal bayar (default) yang absolut.
(ir/qom)











































