Demikian dikatakan Kepala Biro Pengelolaan Investasi Bapepam-LK Joko Hendratto di kantornya, Jalan Wahidin, Jakarta, Kamis (8/1/2008).
"Dalam situasi ekonomi seperti ini rencana itu masih kita tahan. Pada filosofinya, kenaikan kewajiban itu untuk memberikan kelonggaran kepada investor. Jangan sampai kalau ternyata dinaikkan ternyata MI-nya bubar lalu investor dipaksa harus cut loss. Nah, ini yang nggak benar," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan undang mereka sekitar tanggal 23 Januari untuk lakukan workshop supaya kita bisa satu pemahaman," katanya.
Dengan dilakukannya pertemuan seperti itu, ia mengharapkan para MI bisa mendapat pelajaran, penilaian dan pemetaan terhadap industri pasar modal di saat krisis seperti sekarang ini.
Menurutnya, dengan semakin mengertinya para MI maka otomatis kepercayaan investor pun akan meningkat karena investor semakin paham dengan yang namanya investasi. Dengan begitu perkembangan industri pasar modal bisa berjalan baik.
"Salah satunya industri reksa dana kita ini tidak goncang sekali. Memang nilainya turun dan disana-sini beredar kabar yang tidak mengenakan, tapi tetap meningkat. Itu bukti investor sudah mulai pintar," ujarnya.
Ia menambahkan, agar kasus seperti reksa dana yang diterbitkan PT Antaboga Sekuritas melalui PT Bank Century Tbk tidak terulang lagi, Bapepam memiliki daftar yang berisi 28 bank yang resmi mendapat izin untuk mengeluarkan produk reksadana.
Bank-bank tersebut antara lain:
- PT Bank Commonwealt
- American Express Bank Ltd
- PT Bank Niaga
- Deutche Bank AG
- PT Bank DBS Indonesia
- PT Bank Internasional Indonesia Tbk
- PT Bank Mandiri Tbk
- PT Citibank Cabang Indonesia
- Standard Chartered Bank Indonesia
- PT ABN Amro Bank
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk
- PT Bank UOB Buana Indonesia
- PT Bank Permata Tbk
- PT The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd (HSBC)
- PT Lippo Bank Tbk
- PT Bank Danamon Tbk
- PT Bank Bukopin Tbk
- PT Bank BCA Tbk
- PT Bank NISP Tbk
- PT Bank Mayapada Tbk
- PT Bank Victoria Internasional Tbk
- PT Bank Sinarmas
- PT Bank Pan Indonesia Tbk (Bank Panin)
- PT Bank Mega Tbk
- PT Bank Syariah Mandiri
- PT Bank Bumi Putera Indonesia Tbk
- PT BNI Tbk
- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten











































