Berbeda dengan Sinarmas yang memang ditawari untuk membeli Sarijaya, pihak PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menegaskan tidak tertarik dengan perusahaan milik Herman Ramli itu.
"Bersama ini kami menegaskan bahwa perseroan tidak memiliki rencana untuk membeli Sarijaya Sekuritas," tegas Corporate Secretary Indofood, Werianty Setiawan dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia seperti dikutip, Senin (12/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, pihak yang sudah memastikan untuk membeli Sarijaya baru satu konsorsium yang ditangani Manajer Investasi independen Vier Jamal. Herman Ramli sendiri sudah menyerahkan masalah penjualan perusahaannya kepada otoritas bursa.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara atau suspensi sejak 6 Januari 2009 terhadap anggota bursa (broker) PT Sarijaya Permana Sekuritas karena adanya penyalahgunaan dana nasabah dan pelaporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) yang tidak benar.
Anggota Bursa dengan kode perdagangan SP tersebut terakhir melaporkan nilai MKBD sebesar Rp 29,318 miliar. Herman Ramli sendiri telah ditahan Bareskrim-Mabes Polri sejak 24 Desember 2008 karena dugaan penggelapan dana nasabah Rp 245 miliar. (ir/qom)











































