Transaksi saham di lantai bursa masih minim karena dampak keluarnya hedge fund besar di akhir tahun lalu baru terasa dampaknya dengan rendahnya likuiditas di pasar.
Bursa saham Asia pada penutupan hari ini kebanyakan melemah seperti Hang Seng turun 2,61%, KOSPI turun 2,06%, Nikkei turun 2,04%, STI Singapura turun 1,94% dan Shanghai turun 0,46%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks LQ-45 turun 7,204 poin (2,71%) menjadi 258,725 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,653 poin (0,3%) menjadi 214,359.
Perdagangan saham hari ini masih tipis dengan mencatat transaksi sebanyak 40.298 kali, dengan volume 1,109 miliar unit saham, senilai Rp 1,310 triliun. Sebanyak 32 saham naik, 95 saham turun dan 46 saham stagnan. Â
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 150 menjadi Rp 1.900, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 200 menjadi Rp 2.750, United Tractors (UNTR) turun Rp 100 menjadi Rp 4.700, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 20 menjadi Rp 1.090, dan Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 140 menjadi Rp 1.780.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 100 menjadi Rp 12.650, International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 75 menjadi Rp 2.475, dan Adaro Energy (ADRO) naik Rp 10 menjadi Rp 640. Â
(ir/qom)










































