Keluarnya laporan keuangan yang cukup baik itu mampu menutup kekecewaan atas laporan kepercayaan konsumen dan harga rumah.
Pada perdagangan Selasa (27/1/2009), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik tipis 58,70 poin (0,72%) ke level 8.174,73. Indeks Standard & Poor's 500 juga naik 9,14 poin (1,09%) ke level 845,71 dan Nasdaq menguat 15,44 poin (1,04%) ke level 1.504,90.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun selanjutnya pasar terganggu oleh laporan indeks kepercayaan konsumen yang ternyata turun menjadi 37,7 pada Januari, yang merupakan level terendah. Sebuah survei juga menunjukkan penurunan hingga 18,2% pada harga-harga rumah di 20 wilayah perkotaan terbesar.
"Pasar saham sepertinya mengabaikan dosis ganda dari data ekonomi yang menyedihkan pada hari ini, dimana investor mulai mengabaikan penurunan terakhir dari harga rumah dan kepercayaan konsumen," ujar Andrea Kramer, analis dari Schaeffer's Investment Research seperti dikutip dari AFP, Rabu (28/1/2009).
Saham-saham sektor finansial menguat setelah keluarnya laporan keuangan dari American Express yang ternyata tidak terlalu buruk. Saham AmEx naik hingga 9,74%, diikuti oleh Citigroup yang menguat 6,6%, JPMorgan Chase naik 2,29%.
Menurut Al Goldman, analis dari Wachovia Securities, laporan keuangan yang melegakan itu akan membuat pasar saham mengabaikan data ekonomi yang jelek dan American Express telah memimpin rebound di sektor finansial.
Namun perdagangan saham masih sangat tipis dengan transaksi hanya 1,17 miliar lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu sebesar 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi juga hanya 1,82 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebesar 2,28 miliar. (qom/qom)











































