Rupiah Banyak Tekanan

Rupiah Banyak Tekanan

- detikFinance
Jumat, 30 Jan 2009 07:53 WIB
Rupiah Banyak Tekanan
Jakarta - Rupiah bakal sulit menuju teritori positif karena banyaknya tekanan dari permintaan dolar AS. Mata uang lokal ini lebih banyak terseret arus eksternal karena minimnya insentif segar dari dalam negeri. 

Pada perdagangan valas pukul 07.45 WIB, Jumat (30/1/2009) rupiah ada di level 11.350 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 11.325-11.375 per dolar AS.

Ketatnya likuiditas di pasar finansial dalam negeri membuat rupiah gampang tertekan. Terlebih kebutuhan valas korporasi di akhir bulan juga cenderung tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara dolar AS menguat terhadap euro di tengah kecemasan akan data-data ekonomi AS yang merah. Namun pasar masih berharap paket stimulus ekonomi Presiden Barack Obama senilai US$ 819 miliar akan mengangkat sedikit resesi yang dialami negeri paman sam itu.

Angka pengangguran di AS hingga 24 Januari meningkat menjadi 588.000 orang, dibandingkan 585.000 orang pada minggu sebelumnya. Data tersebut juga melebihi estimasi yang hanya 575.000.

Sementara Departemen Perdagangan AS merilis permintaan baru untuk barang-barang tahan lama turun tajam hingga 2,6% dibandingkan Desember. Untuk penjualan rumah baru, berdasarkan data yang dirilis juga menunjukkan penurunan hingga 14,7% selama Desember sehingga total sepanjang 2008 anjlok hingga 37,8%.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu AS (29/1/2009) euro jatuh ke 1,2954 dolar AS dibanding hari sebelumnya 1,3164 dolar AS. Sedangkan terhadap yen, mata uang paman sam melemah ke 89,97 yen dibanding hari sebelumnya 90,27 yen.
(ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads