Rupiah Masih Dihantui Pelemahan

Rupiah Masih Dihantui Pelemahan

- detikFinance
Jumat, 13 Feb 2009 07:46 WIB
Rupiah Masih Dihantui Pelemahan
Jakarta - Setelah kemarin menguat, nilai tukar rupiah kembali bergerak melemah. Rupiah kini belum mencapai titik stabilitas dan rentan terbawa ke level 12.000 per dolar AS.

Pada perdagangan Jumat (13/2/2009) pukul 07.30 WIB, rupiah dibuka pada level 11.870 per dolar AS, atau melemah 100 poin dibandingkan penutupan kemarin di level 11.770 per dolar AS.

Pergerakan mata uang regional lain pun cukup bergejolak. Dolar AS tercatat terus menguat, terutama atas euro karena ekspektasi Bank Sentral Eropa akan menurunkan suku bunganya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan di pasar global, euro merosot ke level 1,28 61 dolar dibandingkan sebelumnya di level 1,2904 dolar. Selain itu, dolar juga tercatat menguat atas yen ke posisi 90,94 yen, dibandingkan sebelumnya di 90,39 yen.

Jon Gencher, analis dari BMO Capital Markets mengatakan, gejolak di pasar saham membuat para investor kini berpaling ke dolar AS, juga yen dan franc Swiss.

"Pasar sepertinya menyadari bahwa para pembuat kebijakan tidak memiliki penyembuhan magis untuk menyembuhkan pasar yang sakit dan mungkin memerlukan langkah lebih banyak untuk menstabilkan perekonomian global," ujar Gencher seperti dikutip dari AFP.

"Risk aversion sepertinya masih mendominasi tema pasar saat ini dengan investasi 'safa haven' seperti dolar, yen dan Swiss franc sepertinya mendapatkan permintaan lebih banyak ketimbang mata uang lainnya," tambahnya.

Pendorong penguatan dolar AS lainnya adalah pernyatan China bahwa mereka akan terus membeli US Treasury meski negara tersebut menyadari bahwa dolar akan mengalami depresiasi.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads