Saham Bumi mengalami tekanan setelah sehari sebelumnya mencatat kenaikan karena diborong oleh CLSA. Investor melakukan aksi ambil untung terhadap saham Bumi.
Sedangkan penurunan terhadap saham Indosat karena berakhirnya masa tender offer yang dilakukan Qatar Telecom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks LQ-45 turun 6,231 poin (2,42%) menjadi 251,730 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 3,298 poin (1,53%) menjadi 212,334.
Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 45.987 kali, dengan volume 1,993 miliar unit saham, senilai Rp 1,428 triliun. Sebanyak 21 saham naik, 93 saham turun dan 41 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 20 menjadi Rp 780, Indofood Sukses Makmur (INDF) turun Rp 30 menjadi Rp 900, Indosat (ISAT) turun Rp 350 menjadi Rp 4.350, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 60 menjadi Rp 1.770, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 6.250, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 25 menjadi Rp 2.100 dan Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 125 menjadi Rp 2.450.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Lautan Luas (LTLS) naik Rp 30 menjadi Rp 620, Bayan Resources (BYAN) naik Rp 30 menjadi Rp 1.000 dan Matahari Putra Prima (MPPA) naik Rp 10 menjadi Rp 520.
Bursa saham Asia pada akhir pekan ini kebanyakan melemah seperti Hang Seng turun 2,49%, KOSPI turun 3,72%, Nikkei turun 1,87%, STI Singapura turun 1,84% dan Taiwan turun 2,03%. Sedangkan Shanghai naik 1,54%.
(ir/qom)











































