Transaksi saham sangat tipis karena investor rupanya belum berani masuk ke lantai bursa dengan kondisi global yang penuh ketidakstabilan ini.
Pada penutupan perdagangan saham sesi I, Senin (23/2/2009) IHSG turun tipis 1,240 poin (0,1%) menjadi 1.295,702. Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB, stabil di level 11.950 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cadangan devisa Indonesia saat ini sebesar US$ 51 miliar yang diperkirakan akan meningkat sedikit dari dana tambahan yang belum jelas nilainya yang bisa melindungi rupiah dari aksi spekulasi.
Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi sebanyak 16.905 kali, dengan volume 705,8 juta unit saham, senilai Rp 533,8 miliar. Sebanyak 36 saham naik, 39 saham turune dan 45 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 20 menjadi Rp 760, Indosat (ISAT) turun Rp 100 menjadi Rp 4.250, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 75 menjadi Rp 4.125, Astra Internasional (ASII) turun Rp 50 menjadi Rp 10.850 dan Bank Danamon (BDMN) turun Rp 75 menjadi Rp 2.575.
Sedangkan bursa saham Asia di sesi siang ini bergerak bervariasi seperti Hang Seng naik 2,29%, KOSPI naik 2,55%, Nikkei turun 0,24%, Shanghai naik 0,43%, STI Singapura naik 0,6% dan Taiwan naik 0,95%.
(ir/qom)











































