Dalam prospektus yang dipublikasikan, Rabu (25/2/2009) disebutkan penambahan saham itu merupakan strategi perusahaan untuk menjadi pemimpin pasar di bisnis jalan tol Indonesia dengan menguasai paling sedikit 50% saham.
Empat ruas jalan tol yang akan ditambah kepemilikan sahamnya itu adalah:
- Penambahan saham di PT Marga Kunciran Cengkareng dari semula 20% menjadi 75%, yang menggarap jalan tol Jakarta Outer Ring Road II (JORR) II ruas Cengkareng-Kunciran. Perseroan akan menambah setoran modal Rp 629 miliar.Β Β Β Β Β Β
- Penambahan saham di PT Marga Trans Nusantara dari 30% menjadi 60%, yang menggarap jalan tol JORR II ruang Serpong-Kunciran. Perseroan akan menambah setoran modal Rp 406,3 miliar.Β Β Β Β Β Β
- Penambahan saham di Marga Nujyasumo Agung dari 1,7% menjadi 55% yang menggarap jalan tol ruas Surabaya-Mojokerto (Sumo). Perseroan akan menambah setoran modal Rp 527,3 miliar.Β Β Β Β Β Β
- Penambahan saham di PT Jakarta Lingkar Baratsatu dari nol menjadi 23% yang menggarap jaln tol JORR Wi ruas Kebon Jeruk-Penjaringan. Perseroan memasukkan tambahan aset senilai Rp 180,6 miliar. Kemudian di tahun 2009-2010 perseroan punya hak opsi untuk menambah saham hingga 55%.
Penambahan saham tersebut diharapkan bisa meningkatkan pendapatan perseroan, keunggulan investasi bersaing perseroan, kualitas pelayanan kepada pengguna jalan tol, dan kapasitas keuangan perseroan.Β Β Β Β Β Β Β Β
(ir/qom)











































