Demikian disampaikan Dirut Trikomsel Sugiono Sugialam dalam keterangan pers di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (26/2/2009).
"Manajemen yakin offering ini akan bagus. Saat ini kan penawaran 11%, ke depan kita akan terus lakukan aksi korporasi dengan menambah porsi publik," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Sugiono menjelaskan, hingga kini pihaknya belum menentukan berapa besaran tambahan porsi saham yang dilepas dan kapan waktu yang tepat.
"Mengenai angka, penambahan porsi masih akan dikonsultasikan dengan underwriter, tapi rencana itu selalu ada. Timing-nya belum bisa disebutkan kapan, nanti harganya tidak akan lebih murah dari harga IPO, kita memang ada target-target untuk bantu kinerja, dan harga saham," katanya.
Hasil IPO
Sugiono menambahkan, sebagian dari hasil IPO akan digunakan untuk pelunasan utang di bank. Sekarang ini Trikomsel mengantongi dua pinjaman dari dua grup bank.
"Perseroan selalu punya utang tetapi kebanyakan jangka pendek, karena untuk modal kerja. Yang satu sindikasi perbankan sebesar US$ 79 juta, lead-nya Citibank. Di luar itu ada juga bilateral dengan sindikasi, di dalamnya BCA, dll," katanya.
(lih/ir)











































