Review IHSG: Terendah dalam 3 Bulan

Review IHSG: Terendah dalam 3 Bulan

- detikFinance
Senin, 02 Mar 2009 17:48 WIB
Review IHSG: Terendah dalam 3 Bulan
Jakarta - Anjloknya bursa US pada perdagangan akhir pekan lalu, ditambah dengan berita ekonomi GDP US di 4Q08 yang terkontraksi 6,2% dan anjloknya sektor finansial US terutama Citigroup yang sahamnya turun hampir 40% pekan lalu, nampaknya sangat memberi sentimen negatif bagi pergerakan bursa Indonesia dan bursa Regional Asia secara umum.

Hari ini, IHSG ditutup melorot 29.3 poin (-2.2%) di level 1256.1 dengan trading value hanya mencapai Rp 1,045 triliun. Penurunan ini adalah penurunan terburuk sejak pertengahan Januari lalu, dan membawa indeks ke posisi terendah dalam 3 bulan terakhir.

Investor terlihat sangat pesimis terutama dengan penurunan bursa Regional yang sangat signifikan hari ini. Nikkei ditutup -3.8%, KOSPI -4.1%, STI -3.8%, Hang Seng -3.8% dan AORD -2.8%. Bursa Eropa yang dibuka pada akhir-akhir sesi perdagangan juga tidak membantu dengan FTSE dibuka -3% dan DAX -2.5%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari ini, pasar juga menyerap sentimen dari data Inflasi Februari sebesar 0.21% dengan ekspor bulan Januari yang mengalami penurunan -35.5%, terbesar dalam 22 tahun terakhir. Dengan terjadinya inflasi di bulan Februari, pasar memperkirakan BI akan tetap menahan BI Rate di level 8.25%.

Sektor mining menyumbang penurunan terbesar hari ini seiring sentimen negatif dari penurunan harga batubara pekan lalu sebesar -14.4% dan berita spesifik dari emiten seperti ANTM dan INCO.

Coal Player terkoreksi paling dalam dengan BUMI -6.5%, ITMG -3.7%, ADRO -5.2% dan PTBA -5.5%. Sementara ANTM -3.3% seiring anjloknya laba bersih -74%, dan INCO 5.7% setelah manajemen membantah rumor dividen tahun 2008.

Sektor Telco bergerak cukup defensif dengan 2 big player TLKM -0,8% dan ISAT tidak berubah di level 4200. Beberapa saham lain yang mengalami penurunan antara lain ASII -4%, UNTR -4,6%, BBRI -2,7%, ELTY -7.7% dan UNSP -7.8%.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads