Demikian hal itu disampaikan Direktur Utama Danareksa Edgar Eka Putra di sela-sela acara 5th World Islamic Economic Forum di Ritz Carlton Pacific Place, SCBD Sudirman, Jakarta, Selasa (3/3/2009).
"Untuk porsinya akan kita tingkatkan sesuai demand," ujarnya.
Ia mengatakan, alasan perseroan menambah besaran obligasi tersebut karena merasa pasar obligasi sedang sepi, di tahun ini juga tidak banyak perusahaan yang menerbitkan obligasi.
Menurutnya, proses pengkajian penerbitan obligasi tersebut masih berjalan. Diharapkan, surat utang tersebut sudah bisa terbit di bulan April.
Saat ini, yang menjadi penjamin emisi atau underwriter dalam hajatan tersebut adalah PT Danareksa Sekuritas. Namun, perseroan juga akan mengajak sekuritas lain untuk sama-sama dalam rencana penerbitan obligasi tersebut.
"Kita coba tawarkan ke saudara kita, Mandiri Sekuritas dan Bahana (Sekuritas)," ungkapnya. (ang/lih)











































