Bapepam: Tekanan Krisis Memang Berat

Manajer Sarijaya Gantung Diri

Bapepam: Tekanan Krisis Memang Berat

- detikFinance
Rabu, 04 Mar 2009 14:37 WIB
Bapepam: Tekanan Krisis Memang Berat
Jakarta - Krisis di pasar modal sudah memakan korban hingga dua orang. Kepala Bapepam-LK Fuad Rahmany mengakui krisis kali ini memang berat hingga banyak orang yang mengalami tekanan dan kerugian.

"Kita prihatin ada yang bunuh diri. Sejak krisis global memang berat. Tiap orang banyak alami kesulitan dan kerugian, tekanan juga berat," kata Fuad di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/3/2009).
Β 
Meski begitu, Fuad menegaskan agar masyarakat yang tertekan maupun mengalami kerugian agar jangan berputus asa.

"Tapi ya jangan putus asa, karena tiap kesulitan pasti ada jalan keluarnya," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski sudah memakan korban 2 orang yakni nasabah Bank Century di Jambi dan Afwan, Bapepam mengaku belum akan mengambil langkah konkret.

"Langkah konkret tidak ada, jangan dilihat itulah. Kalau korban, banyak juga korban yang rugi," katanya.

Seperti diketahui, Kepala Cabang Sarijaya Afwan Surya Hendra ditemukan tewas gantung diri di garasi mobil rumahnya pada Selasa (4/3/2009) malam.

Sarijaya kini memang bermasalah karena penggelapan dana nasabah yang dilakukan oleh pemilik dan Komisaris Utamanya Herman Ramli. Fuad menambahkan, kasus Herman Ramli kini masih ditangani kepolisian.

"Kasus Herman Ramli sudah dipolisi, polisi akan segera ajukan ke Kejaksaan tapi saya tidak tahu kapan diajukannya. Polisi yang akan persiapkan," katanya. (lih/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads