Demikian hal tersebut dikemukakan oleh Menneg BUMN Sofyan Djalil di Kantor Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (4/3/2009).
β(Monorail) Harus diselesaikan, nanti kita panggil Adhi Karya untuk ngomong dulu bagaimana solusi terbaik,β ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mau tanya (Adhi Karya) bagaimana kok begitu banyak uang yang tersangkut, itu harus diselesaikan. Saya kesal saja lihat tonggak-tonggak di tengah kota begitu kan," ujarnya.
Ia mengatakan, Adhi Karya harus segera menghadap Kementerian Negara BUMN sehingga masalah monorel tersebut bisa selesai pekan ini.
Sebelumnya, Adhi Karya memiliki saham di proyek monorel yang dikerjakan PT Jakarta Monorail sekitar 30,01 persen baik secara langsung maupun tidak langsung.
Secara langsung ADHI memiliki 7,65 persen di PT Jakarta Monorail. Sementara secara tidak langsung ADHI memiliki 24,67 persen saham di PT Indonesia Transit Central (ITC) yang menguasai 91,02 persen saham PT Jakarta Monorail atau sekitar 22,45 persen.
Perusahaan plat tersebut juga sempat jajaki pelepasan kepemilikan sahamnya dan berniat hanya menjadi kontraktor saja.
(ang/lih)











































