Pasar Saham Belum Bugar

Pasar Saham Belum Bugar

- detikFinance
Selasa, 10 Mar 2009 07:54 WIB
Pasar Saham Belum Bugar
Jakarta - Pasar saham dalam negeri masih berkutat melawan tekanan eksternal yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak terbatas. Minimnya sentimen positif membuat pasar saham kurang bugar.

Tipisnya transaksi saham juga akan membuat IHSG pada perdagangan saham Selasa (10/3/2009) cenderung bergerak pelan. Faktor bursa saham regional yang negatif akan kembali menghantui IHSG.

Indeks saham Nikkei Jepang pada Selasa pagi ini dibuka melemah 43,77 poin (0,62%) menjadi 7.042,26. Nikkei mengikuti pelemahan yang terjadi di Wall Street.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham di bursa Wall Street ditutup melemah dalam rentang pergerakan yang sangat bergejolak. Rencana akuisisi Merck atas Schering-Plough tak mampu berbuat banyak mendorong penguatan di Wall Street.

Pada penutupan perdagangan Senin waktu AS (9/3/2009), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 79,89 poin (1,21%) ke level 6.547,05. Indeks Standard & Poor's 500 juga turun 6,85 poin (1%) ke level 676,53 dan Nasdaq merosot 25,51 poin (1,95%) ke level 1.268,64.

Pelaku pasar dalam negeri masih menahahan rencana belanja sahamnya karena kondisi pasar global yang belum mendukung. Investor hanya akan melakukan pembelian terbatas seperti pada sektor komoditas.  
      
IHSG pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu (6/3/2009), turun tipis 1,381 poin (0,11%) ke level 1.286,693.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

eTrading Securities


IHSG kembali dibuka hari ini setelah meninggalkan perdagangan regional yang rata-rata terjerat di teritori negatif, Hang Seng -5%, STI -4% dan Nikkei -1%. Sentimen negatif Dow masih menyelimuti perdagangan global. Pagi ini, regional di buka Nikkei -0,4% dan STI +0,06%. Hari ini ISX di perkirakan akan tergerus untuk mengkompensasi penutupan hari senin dan perdagangan akan sepi. Sentimen akuisisi MEDC di perkirakan masih akan berlanjut.

Sejumlah kabar merger gagal mendorong saham AS yang tertutup melemah dengan Dow terkikis 79,89 poin (-1,2%) ke 6.547,05, S&P500 -1% dan Nasdaq -1,95%. Merck (-7,7%) merencanakan akuisisi Schering-Plough (+14,18%) dengan $41 milyar. Roche mendekati kesepakatan untuk membeli Genentech (+1,95%) di harga $95 per saham. Dow Chemical (-10,97%) mendapat persetujuan untuk membeli Rohm & Haas (+15,99%) di harga $78 per saham. Ucapan Warren Buffett di CNBC bahwa ekonomi AS telah "jatuh dari tebing jurang" membawa sentimen negatif kepada investor. Namun saham finansial berhasil rebound setelah kabar bahwa Bank of America (+19,43%) bisa meraih dana dari sektor privat: Wells Fargo +19,43%, USB +15,53%,  Capital One +4,94% dan Citigroup +1,94%. Sementara itu, sektor tekonologi menjadi beban bursa dengan Google -5,73%, eBay -1,53% dan Amazon -1,95%.

President Korea menyunjungi Indonesia kemarin untuk membicarakan rencana kerja sama di sektor energi, yang di perkirakan mencapai US$ 6 miliar. Produsen tambang meningkatkan target produksi 2009, Tin dan Nikel masing-masing 46%. Produksi bukan penjualan. Komoditas menjadi konsen untuk hari ini, minyak dunia kembali meningkat ke level US$ 47/barrel.
(ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads