Demikian disampaikan Sekretaris Perusahaan Antam Bimo Budi Satriyo dalam keterangan pers yang diterima di detikFinance, Rabu (11/3/2009).
"Rencananya, komposisi kepemilikan saham di perusahaan patungan adalah konsorsium terpilih 80% dan Antam 20% dengan estimasi awal biaya proyek PLTU adalah US$ 300 juta," katanya dalam siaran pers tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Antam bersama dengan konsorsium terpilih akan membentuk perusahaan patungan yang akan membangun PLTU berkapasitas 2x75 MW di Pomalaa yang akan menggantikan PLTD III untuk memasok listrik bagi kebutuhan pabrik feronikel Antam.
Menyusul penetapan tersebut, Antam dan konsorsium terpilih akan menyepakati beberapa perjanjian terkait pendirian perusahaan patungan serta melakukan beberapa studi terkait proyek seperti aspek teknis dan lingkungan. Setelah itu, perusahaan patungan tersebut akan melakukan pencarian pendanaan.
Antam akan menggunakan PLTD yang ada saat ini sebagai back-up pasokan listrik ke pabrik feronikel. Guna mendukung rencana pembangunan PLTU dalam pasokan batubara, Antam juga tengah menjajaki rencanan akuisisi wilayah pertambangan batubara.
(dro/qom)










































