"Masih dalam proses," ujar Presiden Direktur CIMB-GK, Bernard Thien usai peluncuran CIMB Trader di kantornya, SCBD, Jakarta, Kamis (12/3/2009).
Sayangnya, Bernard enggan menyebutkan kapan realisasi penerbitan obligasi subordinasi tersebut. Ia hanya mengatakan proses penjajakan sedang dilakukan antara kedua belah pihak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Obligasi Adira akan diterbitkan dalam bulan-bulan ini. Nilainya sebesar Rp 600 miliar," ujar Bernard.
Untuk obligasi berdenominasi dolar AS milik SMGR, perseroan masih menunggu kepastian realisasi dari manajemen SMGR. "Kalau obligasi SMGR tergantung mereka jadi atau tidaknya," ujarnya.
Tahun lalu, SMGR berencana menerbitkan obligasi dolar AS senilai US$ 300 juta. Namun karena memburuknya kondisi pasar modal global, rencana tersebut terpaksa ditunda.
CIMB-GK juga akan menangani rencana penerbitan obligasi konvensional dan sukuk yang akan diterbitkan PLN. Nilai emisinya masih belum ditentukan.
"Obligasi dan sukuk PLN masih belum ditentukan nilainya," ujar Bernard.
Terakhir, CIMB-GK juga bakal menangani penerbitan obligasi INDF senilai Rp 1,5 triliun yang rencananya diterbitkan tahun ini. Namun realisasinya juga belum dapat dipastikan.
(dro/qom)










































