Rupiah Hitung Dampak The Fed

Rupiah Hitung Dampak The Fed

- detikFinance
Kamis, 19 Mar 2009 08:02 WIB
Rupiah Hitung Dampak The Fed
Jakarta - Langkah the Fed membeli surat utang pemerintah AS secara besar-besaran mulai diperhitungkan. Pembelian tersebut bisa membuat perhatian investor valas beralih ke pasar AS yang membuat pasar emerging market bisa sepi lagi.
Β 
Pasokan valas di negara emerging market bakal kian seret yang juga akan mempengaruhi rupiah. Investor kembali melihat dolar AS sebagai mata uang yang paling aman di saat krisis.

Pada perdagangan valas pukul 07.55 WIB, Kamis (19/3/2009) rupiah ada di level 11.925 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 11.900-11.950 per dolar AS.

Meski untuk jangka pendek ini rupiah masih memiliki tren menguat, namun pelaku pasar mulai hati-hati terhadap aksi ambil untung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara mata uang euro kembali menguat terhadap dolar AS setelah the Fed mengumumkan kucuran dana triliunan dolar AS ke pasar untuk menghentikan kemerosotan ekonomi AS.

Seperti dilansir AFP, pada perdagangan Rabu waktu AS (18/3/2009) euro menguat ke 1,3298 dolar AS dibanding hari sebelumnya 1,3013 dolar AS. Euro bahkan sempat menyentuh ke 1,34 dolar AS selama intraday.

Federal Reserve menyatakan akan memompakan tambahan dana sekitar US$ 1 triliun ke perekonomian AS. Langkah itu ditempuh untuk mengangkat perekonomian AS dari jurang resesi.

Suntikan dana the Fed itu akan dilakukan sebagian untuk membeli surat utang pemerintah AS, yang merupakan langkah pertama sejak 40 tahun terakhir. The Fed akan membeli sekitar US$ 300 miliar surat utang pemerintah AS atau US Treasury jangka panjang dalam 6 bulan kedepan dalam rangka memperbaiki kondisi pasar kredit swasta.

The Fed juga akan meningkatkan pembelian surat berharga berbasis hipotek atau mortgage securities hingga US$ 750 miliar. (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads