Usulan-usulan ini dimaksudkan untuk menstandarisasi rasio keuangan di dalam perjanjian perwaliamantan obligasi Rupiah dan Sukuk Indosat serta menjamin konsistensi didalam perhitungan dan pemantauan rasio-rasio tersebut ke depan.
Perubahan ini juga akan memberikan fleksibilitas kepada Indosat dalam melaksanakan strategi pertumbuhan perusahaan dan mengantisipasi fluktuasi perubahan nilai tukar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usulan perubahan ini tidak akan mengubah peringkat kredit Indosat pleh lembaga-lembaga pemeringkatan. Moody's, Standard & Poor's dan Pefindo telah satu suara, sepakat bahwa tidak ada dampak saat ini terhadap peringkat Indosat setelah diumumkannya minggu lalu rencana meminta persetujuan dari pemegang obligasi dan sukuk terkait hal diatas.
Moody's menyatakan kembali bahwa peringkat Indosat adalah Ba1 dan Ba2, untuk Rupiah (local currency corporate family) dan pinjaman tanpa jaminan (senior unsecured). Standard & Poor's menyatakan kembali peringkat BB untuk mata uang domestik dan luar negeri bagi Indosat.
Pefindo menyatakan kembali bahwa peringkat Indosat adalah idAA+ untuk Rupiah. Selain itu, semua kreditor Indosat, yaitu bank lokal dan asing, telah setuju atau mengindikasikan persetujuannya terhadap usulan-usulan tersebut.
(ir/ir)











































