RUPO Indosat Setujui Perubahan Rasio Pinjaman

RUPO Indosat Setujui Perubahan Rasio Pinjaman

- detikFinance
Selasa, 24 Mar 2009 20:16 WIB
RUPO Indosat Setujui Perubahan Rasio Pinjaman
Jakarta - Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) PT Indosat Tbk (ISAT) menyetujui perubahan sejumlah pasal dalam perjanjian perwalian. Rasio pinjaman terhadap modal atau ekuitas naik dari 1,75 kali menjadi 2,5 kali.

Usulan-usulan ini dimaksudkan untuk menstandarisasi rasio keuangan di dalam perjanjian perwaliamantan obligasi Rupiah dan Sukuk Indosat serta menjamin konsistensi didalam perhitungan dan pemantauan rasio-rasio tersebut ke depan.

Perubahan ini juga akan memberikan fleksibilitas kepada Indosat dalam melaksanakan strategi pertumbuhan perusahaan dan mengantisipasi fluktuasi perubahan nilai tukar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Persetujuan ini menunjukkan dukungan kuat dari pemegang obligasi dan sukuk kami atas usulan perubahan-perubahan yang diajukan. Hal ini juga menunjukkan kepercayaan mereka bahwa Indosat akan terus konservatif dan menerapkan kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan kami. Kami berterimakasih atas dukungan mereka dan akan terus berupaya untuk menciptakan hasil keuangan yang kuat, seperti yang telah selalu kami lakukan selama ini," kata Direktur Utama Indosat, Johnny Swandi Sjam dalam keterangan hasil RUPO Indosat yang berlangsung, Selasa (24/3/2009).

Usulan perubahan ini tidak akan mengubah peringkat kredit Indosat pleh lembaga-lembaga pemeringkatan. Moody's, Standard & Poor's dan Pefindo telah satu suara, sepakat bahwa tidak ada dampak saat ini terhadap peringkat Indosat setelah diumumkannya minggu lalu rencana meminta persetujuan dari pemegang obligasi dan sukuk terkait hal diatas.

Moody's menyatakan kembali bahwa peringkat Indosat adalah Ba1 dan Ba2, untuk Rupiah (local currency corporate family) dan pinjaman tanpa jaminan (senior unsecured). Standard & Poor's menyatakan kembali peringkat BB untuk mata uang domestik dan luar negeri bagi Indosat.

Pefindo menyatakan kembali bahwa peringkat Indosat adalah idAA+ untuk Rupiah. Selain itu, semua kreditor Indosat, yaitu bank lokal dan asing, telah setuju atau mengindikasikan persetujuannya terhadap usulan-usulan tersebut.

(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads