Wall Street Balik Positif

Wall Street Balik Positif

- detikFinance
Kamis, 26 Mar 2009 08:31 WIB
Wall Street Balik Positif
New York - Setelah didera aksi profit taking pada perdagangan sebelumnya, saham-saham di Wall Street kembali bergerak menguat. Semua berkat data penjualan rumah dan barang-barang tahan lama yang kian membaik.

Pada perdagangan Rabu (25/3/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat 89,84 poin (1,17%) ke level 7.749,81. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 7,76 poin (0,96%) ke level 813,88 dan Nasdaq menguat 12,43 poin (0,82%) ke level 1.528,95.

Departemen Perdagangan AS merilis data permintaan barang-barang tahan lama naik 3,4% selama Januari. Padahal analis memperkirakan ada penurunan 2,4%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Data lain yang dirilis adalah angka penjualan rumah baru di AS yang naik 4,7% selama Februari. Data-data itu sekaligus memberikan harapan bahwa resesi ekonomi akan segera berakhir.

"Banyak orang ingin berpikir kita telah melihat dasar dari siklus ekonomi. Tapi mereka masih malu-malu," ujar Cleveland Ruecket, analis pasar dari Birinyi Associates seperti dikutip dari Reuters, Kamis (26/3/2009).

Perdagangan berjalan dengan sangat volatile seiring dengan rendahnya permintaan dari lelang surat berharga pemerintah AS. Namun kekhawatiran itu sirna oleh data yang dirilis Depdag AS, sekaligus memberikan harapan bahwa perekonomian segera membaik.

Selain saham-saham konstruksi dan manufaktur, saham-saham perbankan juga semakin pulih. Saham Bank of America tercatat naik 7,7%, JPMorgan Chase & Co juga melonjak 8,9%.

Saham International Business Machines (IBM) tercatat melemah 0,4% setelah mengumumkan rencana PHK atas unit jasanya.

Perdagangan berjalan cukup aktif, di New York Stock Exchange mencapai 1,77 miliar, di atas rata-rata tahun lalu yang sebesar 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transakai mencapai 2,49 miliar, di atas rata-rata tahun lalu yang sebanyak 2,28 miliar.
(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads