Pasar Saham Antisipasi Pemilu

Pasar Saham Antisipasi Pemilu

- detikFinance
Rabu, 08 Apr 2009 07:46 WIB
Pasar Saham Antisipasi Pemilu
Jakarta - Pelaku pasar mulai mengantisipasi pelaksanaan pemilu pada 9 April besok. Investor akan membatasi belanja saham dan lebih memilih hati-hati melakukan pembelian dalam jumlah besar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (8/4/2009) diprediksi masih akan mengalami konsolidasi terlebih bursa saham regional juga sedang mendung.

Beberapa saham blue chip diprediksi masih akan mengalami tekanan karena sudah mengalami jenuh beli. Pasar juga akan melihat pergerakan bursa regional.   

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks saham Jepang pada Rabu pagi ini melemah 86,12 poin (0,97%) menjadi 8.746,73. Nikkei mengikuti pelemahan Wall Street yang turun karena khawatir laporan keuangan sejumlah perusahaan di AS akan negatif.

Pada penutupan perdagangan Selasa kemarin (7/4/2009), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup melemah 186,29 poin (2.34%) ke level 7.789,56. Indeks Standard & Poor's 500 juga turun 19,93 poin (2,39% ke level 815,55 dan Nasdaq turun 45,10 poin (2,81%) ke level 1.561,61.
 
Sedangkan pada penutupan perdagangan saham Selasa kemarin (7/4/2009) IHSG turun 25,784 poin (1,7%) menjadi 1.490,857.   

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Panin Sekuritas


IHSG kemarin bergerak melemah -1,70% setelah 5 hari berturut-turut mengalami kenaikan. Beberapa saham unggulan terlihat mengalami profit taking. Sementara bursa regional juga terlihat bergerak melemah seiring dengan ekspektasi kinerja korporasi pada K1-09 akan tertekan oleh melemahnya perekonomian global diawal tahun ini. Meski melemah, kami melihat penurunan indeks sebagai sesuatu yang wajar terjadi. Hari ini kami perkirakan tekanan jual masih berpotensi terjadi. IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Kisaran support-resistance 1.475-1.503.

eTrading Securities


Hari ini IHSG akan di warnai profit taking untuk mengantisipasi liburan panjang. Regional rata-rata turun mengikuti pergerkan Dow semalam. Wall Street Lesu Menyambut Musim Laporan Keuangan Bursa US kembali melesu setelah George Soros memprediksikan rebound yang terjadi tidak akan berlangsung lama dan akan berdampak pada penurunan laba. Laporan keuangan sejumlah perusahaan di AS akan segera keluar, Wall Street pun bergerak melemah dirundung kecemasan akan berita negatif dari laporan keuangan.

Dow Jones turun 186,29 poin (2.34%) ke level 7.789,56. Indeks Standard & Poor's 500 turun 19,93 poin ke level 815,55 dan Nasdaq turun 45,10 poin (2,81%) ke level 1.561,61.

Saham-saham sektor energi menjadi salah satu pemicu utama pelemahan Dow Jones. Saham Chevron turun hingga 2,1%. Sementara saham General Motors juga terpuruk 12%, Caterpillar Inc turun 5.9%, Applied Materials Inc turun 8.7%. Archer Daniels Midland Co. turun 11% setelah Citigroup menyarankan untuk menjual saham, sementara Exxon Mobil Corp dan ConocoPhillips rugi 1.9% dari estimasi Barclays Plc untuk sektor energi.

Saham consumer good adalah pilihan investasi setelah pemilu konsumsi akan meningkat and infrastructure realisasi di percepat. Rekomendasi kita untuk pemilu, PGAS, BBRI, BMRI, dan TLKM. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads