Pada perdagangan valas pukul 17.30 WIB, Senin (20/4/2009) rupiah melemah 20 poin ke posisi 10.710 per dolar AS. Rupiah hari ini sempat menguat ke 10.570 per dolar AS, namun posisi tersebut tidak bertahan lama.
Deputi Gubernur BI Budi Mulya mengatakan pergerakan rupiah ada mata uang emerging market lainnya tergantung pada perkembangan global. Jika pekan lalu rupiah mengalami penguatan diakuinya karena ada dana asing yang masuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BI sendiri berharap aliran dana asing yang masuk bisa terus berlanjut. "Kita semua berharap ini semua akan berlanjut," ujar Budi.
Sementara mata uang Asia lainnya kebanyakan juga melemah terhadap dolar AS seperti rupee India melemah 0,82%, won Korea melemah 0,6%, peso Filipina melemah 0,92%, dolar Singapura melemah 0,55%, bath Thailand melemah 0,37%.
(ir/ir)
